July 24, 2021 By sallysfriends.net 0

Ambulan Lalu Lalang Bawa Pasien & Jenazah Covid-19 di Jalan Pangandaran, 4 Hari 22 Jenazah Diangkut

Ambulan Lalu Lalang Bawa Pasien & Jenazah Covid-19 di Jalan Pangandaran, 4 Hari 22 Jenazah Diangkut

Lalulintas jalur raya nasional Pangandaran sepi, kendaraan mobil ambulance yang konsisten lantas lalang mengantarkan Pasien atau jenazah Covid-19

Dari pantauan Tribunjabar.id, tak hanya sepinya para pengendara dampak PPKM Darurat ini lalulintas jalur raya Padaherang – Pangandaran diramaikan mobil ambulans.

Seperti yang diutarakan satu warga di Padaherang, Lukman (31) mengatakan, memang pandemi sekarang ini terlampau parah.

“Sepi kendaraan namun lockdown ini lebih parah, banyak suara sirene mobil yang kesana kemari,” ujar Lukman sementara dihubungi Tribunjabar.id melalui WhatsApp, Minggu (18/7/2021).

Tangkapan layar video, pengambil Video mobil ambulans di jalur raya nasional Pangandaran, Jawa barat (Istimewa) Karoseri Ambulance

“Kadang Saya berpikir, bisa saja itu suara sirine mobil ambulans yang mempunyai korban Corono lagi. Ya semoga, tidak tersedia lagi korban Corono dan tidak tersedia lockdown lagi.”

Sementara Ketua Tim Pemakaman Covid-19 sekaligus Kasi rehab dan rekontruksi BPBD Kabupaten Pangandaran, Diana Herdiansyah mengatakan, sudah empat hari ini memang memadai banyak jenazah Covid-19 yang dimakamkan.

“Semenjak tanggal 14 Juli 2021 hingga tadi malam (17/7/2021), yang dimakamkan itu sudah sebanyak 22 jenazah Covid-19,” ujarnya melalui WhatsApp.

“Tanggal 14 Juli kemarin 6 jenazah, tanggal 15 Julinya 9 jenazah, tanggal 16 Juli 4 jenazah dan terakhir tadi malam (17/7/2021) 3 jenazah yang positif Covid-19,” ujarnya.

Makanya, ungkap Diana, hampir tiap-tiap harinya mobil ambulans lantas lalang ke wilayah Desa yang dituju untuk mengantarkan dan memakamkan jenazah yang terkonfirmasi Covid-19.

“Namun alhamdulillah, merasa Jum’at kemarin (16/7/2021) hingga hari Sabtu (17/7/2021) jenazah korban Covid-19 menurun. Dan semoga, kedepannya angka kematian semakin alami penurunan jangan hingga tersedia korban Covid-19 yang dimakamkan,” ucapnya.